Kamis, 08 Agustus 2024

Assesmen Seience

 Kumpulan tugas ipa

Minggu, 04 Agustus 2024

Tanam cabai

 


Metode Master Cabai


Pola tanam cabai tidak terlepas dari sebuah metode untuk memudahkan cara kerja yang mempunyai sistem dalam memudahkan pelaksanaan dalam berbudidaya tanaman guna mencapai tujuan. 

Harapan lain dari aplikasi metode dalam berbudidaya tanaman cabai adalah untuk menghasilkan tanaman yang optimal dimana hasil akhirnya mendapatkan hasil panen yang melimpah. 

Sebuah metode yang kini sudah banyak diterapkan oleh banyak petani cabai adalah metode dari profesor cabai Mas Udin. 

Metode ampuh ini sudah banyak dieksekusi langsung oleh petani dan menuai banyak keberhasilan. Meski banyak pro dan kontra tentang penerapan metode ini, misalnya beberapa petani yang masih mengeluh mengalami kegagalan padahal sudah menerapkan metode ini. Tetapi perlu kita ketahui, penerapan metode professor cabai ini juga bergantung pada kondisi tanah serta ketinggian daerah sahabat petani.

Pupuk dasar

Ciri khas dari metode profesor cabai ini adalah perawatan seminimal mungkin tetapi hasil tetap maksimal. 

Penggunaan pupuk dasar pada metode ini cukup dengan penggunaan pupuk kandang mengingat pupuk kimia yang biasanya digunakan sebagai pupuk dasar harganya semakin melonjak. 

Yang menjadi catatan penting adalah penggunaan pupuk kandang yang sudah terfermentasi dengan baik. Menurut Mas Udin, bila aplikasi pupuk kandang yang belum terfermentasi dengan baik bisa menjadi jamur patogen. 

Mestinya, pupuk kandang menjadi sumber makanan bagi tanaman tetapi jika di dalam pupuk kandang masih terdapat mikroorganisme yang jahat maka akan memicu patogen yang bisa diserap tanaman ditambah lagi sifat pupuk kandang yang kurang terfermentasi dengan baik karena masih bersifat panas. Akan timbul uap panas yang membuat akar tanaman kepanasan sehingga mati. Faktor inilah yang menyebabkan kasus terkena layu dan busuk.

Petani cabai yang sudah mencoba menerapkan metode professor cabai masih ada keluhan tentang tanaman kerdil atau gagal tumbuh, akhirnya Mas Udin pun angkat bicara. 

Mas Udin menegaskan bahwa metode yang ia ciptakan ini dapat diterapkan dengan tepat jika sahabat petani sebelumnya melihat kondisi tanah terlebih dahulu. 

Setiap daerah pastinya mempunyai tekstur tanah yang berbeda-beda. Jadi sahabat petani perlu paham dan mengenal tekstur terlebih dahulu. Beda tesktur pasti akan berbeda juga cara perawatannya, menerapkan metode profesor tetap bisa cuman perlu memodifikasinya. 

Contohnya seperti tanah yang mengandung clay/liat yang cukup tinggi perlu pengaplikasian pupuk kandang sebagai pembenah tanah sehingga tanaman nantinya akan mudah menyerap unsur hara di dalam tanah.

Penerapan metode

Banyak pertanyaan dari sahabat petani terkait metode profesor cabai ini bisa diterapkan pada tanaman cabai keriting atau cabai merah besar. 

Mas Udin menjawab bahwa metode ini bisa diterapkan disegala jenis cabai baik itu jenis cabai keriting maupun cabai besar karena masih dalam satu famili

Tetapi ada perlakuan khusus bila diterapkan selain cabai rawit. Fase generatif cabai keriting maupun cabai besar cenderung lebih cepat daripada cabai rawit sehingga perlakuan khusus seperti aplikasi kocor, spray maupun pemberian pupuk susulan lebih maju atau cepat dari pada perlakuan terhadap cabai rawit. 

Metode profesor cabai dalam penerapan sistem kocor mulai umur 5,10,15 HST dan sentuhan umur 20,40,60,80 HST mulai penerapan pupuk susulan serta spray generatif mulai umur 45 HST. 

Jadi bila akan menerapkan metode ini pada tanaman keriting dan cabai besar aplikasinya lebih maju, yang terpenting sahabat petani perlu memahami kondisi tanaman.

Aplikasi fungisida

Aplikasi fungisida pada metode professor cabai ini sedikit berbeda dari penerapan fungisida pada umumnya. Pada metode professor cabai, penggunaan fungisida diaplikasikan melalui kocor. 

Mas Udin sendiri menyatakan bahwa sumber jamur patogen itu berasal dari bagian bawah terlebih dahulu dimana ada sumber makanan disitulah juga ada sumber jamur yang muncul. 

Sebab itulah Mas Udin melakukan kocor fungisida tepat pada lubang tanam. Meskipun kemungkinan aplikasi fungisida tidak ditutup melalui semprotan juga, tetapi Mas Udin kembali menekan kepada kita semua untuk lebih melihat kondisi tanaman terlebih dahulu. 

Sebisa mungkin melakukan langkah pencegahan agar tanaman aman dan tidak terserang penyakit. Jadi semisal sahabat petani ingin mengaplikasikan fungisida via kocor dan via spray juga tidak menjadi masalah. 

Didalam metode professor cabai ini untuk aplikasi kocor fungisidanya dilakukan sehari selang pemberian pupuk susulan, jadi diumur 21,41,61,81 HST yang dikocorkan tepat di lubang tanam.

Dalam penerapan metode professor cabai ini bisa kita cermati bahwa Mas Udin menciptakan metode ini untuk kita semua dalam rangka melakukan perawatan seminimal mungkin dan biaya murah tetapi hasilnya maksimal dan mewah. 

Bila kita cermati, metode ini lebih menekankan cara menciptakan tanaman yang sehat yaitu dengan pemberian nutrisi yang tepat baik melalui kocor, spray maupun pemberian pupuk susulan. 

Selain itu metode ini juga berbicara tentang nyawa budidaya tanaman yang dimulai dari pondasi awal. Media tanah sangat penting untuk media tumbuh tanaman jadi Mas Udin merekayasa metode ini untuk menciptakan tempat atau media tumbuh tanaman yang nyaman dengan perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah. Ketika tanaman sehat dari awal tentu tanaman akan terhindar dari penyakit dengan sendirinya.

Penerapan metode ini bisa untuk semua jenis cabai, yang terpenting melihat kondisi tanah yang akan digunakan. 

Setiap daerah memiliki tekstur tanah yang berbeda-beda sehingga penerapan metode professor ini dapat membantu tetapi juga memodifikasinya agar sesuai dengan kebutuhan tanaman sahabat petani semua. Yang mengerti tanaman serta lahan yang digunakan adalah sahabat petani semua, metode professor cabai ini hadir hanya sebagai referensi selebihnya tergantung dengan kondisinya. 

Maka dari itu penerapan metode professor cabai ditambah langkah modifikasi di dalamnya agar menciptakan tanaman yang sesuai dengan keinginan sahabat petani semua.

Mulai sekarang berbijaklah dalam menerapkan sebuah metode, semua kembali lagi pada diri kita sendiri. 

Metode Master Cabai


Pola tanam cabai tidak terlepas dari sebuah metode untuk memudahkan cara kerja yang mempunyai sistem dalam memudahkan pelaksanaan dalam berbudidaya tanaman guna mencapai tujuan. 

Harapan lain dari aplikasi metode dalam berbudidaya tanaman cabai adalah untuk menghasilkan tanaman yang optimal dimana hasil akhirnya mendapatkan hasil panen yang melimpah. 

Sebuah metode yang kini sudah banyak diterapkan oleh banyak petani cabai adalah metode dari profesor cabai Mas Udin. 

Metode ampuh ini sudah banyak dieksekusi langsung oleh petani dan menuai banyak keberhasilan. Meski banyak pro dan kontra tentang penerapan metode ini, misalnya beberapa petani yang masih mengeluh mengalami kegagalan padahal sudah menerapkan metode ini. Tetapi perlu kita ketahui, penerapan metode professor cabai ini juga bergantung pada kondisi tanah serta ketinggian daerah sahabat petani.

Pupuk dasar

Ciri khas dari metode profesor cabai ini adalah perawatan seminimal mungkin tetapi hasil tetap maksimal. 

Penggunaan pupuk dasar pada metode ini cukup dengan penggunaan pupuk kandang mengingat pupuk kimia yang biasanya digunakan sebagai pupuk dasar harganya semakin melonjak. 

Yang menjadi catatan penting adalah penggunaan pupuk kandang yang sudah terfermentasi dengan baik. Menurut Mas Udin, bila aplikasi pupuk kandang yang belum terfermentasi dengan baik bisa menjadi jamur patogen. 

Mestinya, pupuk kandang menjadi sumber makanan bagi tanaman tetapi jika di dalam pupuk kandang masih terdapat mikroorganisme yang jahat maka akan memicu patogen yang bisa diserap tanaman ditambah lagi sifat pupuk kandang yang kurang terfermentasi dengan baik karena masih bersifat panas. Akan timbul uap panas yang membuat akar tanaman kepanasan sehingga mati. Faktor inilah yang menyebabkan kasus terkena layu dan busuk.

Petani cabai yang sudah mencoba menerapkan metode professor cabai masih ada keluhan tentang tanaman kerdil atau gagal tumbuh, akhirnya Mas Udin pun angkat bicara. 

Mas Udin menegaskan bahwa metode yang ia ciptakan ini dapat diterapkan dengan tepat jika sahabat petani sebelumnya melihat kondisi tanah terlebih dahulu. 

Setiap daerah pastinya mempunyai tekstur tanah yang berbeda-beda. Jadi sahabat petani perlu paham dan mengenal tekstur terlebih dahulu. Beda tesktur pasti akan berbeda juga cara perawatannya, menerapkan metode profesor tetap bisa cuman perlu memodifikasinya. 

Contohnya seperti tanah yang mengandung clay/liat yang cukup tinggi perlu pengaplikasian pupuk kandang sebagai pembenah tanah sehingga tanaman nantinya akan mudah menyerap unsur hara di dalam tanah.

Penerapan metode

Banyak pertanyaan dari sahabat petani terkait metode profesor cabai ini bisa diterapkan pada tanaman cabai keriting atau cabai merah besar. 

Mas Udin menjawab bahwa metode ini bisa diterapkan disegala jenis cabai baik itu jenis cabai keriting maupun cabai besar karena masih dalam satu famili

Tetapi ada perlakuan khusus bila diterapkan selain cabai rawit. Fase generatif cabai keriting maupun cabai besar cenderung lebih cepat daripada cabai rawit sehingga perlakuan khusus seperti aplikasi kocor, spray maupun pemberian pupuk susulan lebih maju atau cepat dari pada perlakuan terhadap cabai rawit. 

Metode profesor cabai dalam penerapan sistem kocor mulai umur 5,10,15 HST dan sentuhan umur 20,40,60,80 HST mulai penerapan pupuk susulan serta spray generatif mulai umur 45 HST. 

Jadi bila akan menerapkan metode ini pada tanaman keriting dan cabai besar aplikasinya lebih maju, yang terpenting sahabat petani perlu memahami kondisi tanaman.

Aplikasi fungisida

Aplikasi fungisida pada metode professor cabai ini sedikit berbeda dari penerapan fungisida pada umumnya. Pada metode professor cabai, penggunaan fungisida diaplikasikan melalui kocor. 

Mas Udin sendiri menyatakan bahwa sumber jamur patogen itu berasal dari bagian bawah terlebih dahulu dimana ada sumber makanan disitulah juga ada sumber jamur yang muncul. 

Sebab itulah Mas Udin melakukan kocor fungisida tepat pada lubang tanam. Meskipun kemungkinan aplikasi fungisida tidak ditutup melalui semprotan juga, tetapi Mas Udin kembali menekan kepada kita semua untuk lebih melihat kondisi tanaman terlebih dahulu. 

Sebisa mungkin melakukan langkah pencegahan agar tanaman aman dan tidak terserang penyakit. Jadi semisal sahabat petani ingin mengaplikasikan fungisida via kocor dan via spray juga tidak menjadi masalah. 

Didalam metode professor cabai ini untuk aplikasi kocor fungisidanya dilakukan sehari selang pemberian pupuk susulan, jadi diumur 21,41,61,81 HST yang dikocorkan tepat di lubang tanam.

Dalam penerapan metode professor cabai ini bisa kita cermati bahwa Mas Udin menciptakan metode ini untuk kita semua dalam rangka melakukan perawatan seminimal mungkin dan biaya murah tetapi hasilnya maksimal dan mewah. 

Bila kita cermati, metode ini lebih menekankan cara menciptakan tanaman yang sehat yaitu dengan pemberian nutrisi yang tepat baik melalui kocor, spray maupun pemberian pupuk susulan. 

Selain itu metode ini juga berbicara tentang nyawa budidaya tanaman yang dimulai dari pondasi awal. Media tanah sangat penting untuk media tumbuh tanaman jadi Mas Udin merekayasa metode ini untuk menciptakan tempat atau media tumbuh tanaman yang nyaman dengan perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi pada tanah. Ketika tanaman sehat dari awal tentu tanaman akan terhindar dari penyakit dengan sendirinya.

Penerapan metode ini bisa untuk semua jenis cabai, yang terpenting melihat kondisi tanah yang akan digunakan. 

Setiap daerah memiliki tekstur tanah yang berbeda-beda sehingga penerapan metode professor ini dapat membantu tetapi juga memodifikasinya agar sesuai dengan kebutuhan tanaman sahabat petani semua. Yang mengerti tanaman serta lahan yang digunakan adalah sahabat petani semua, metode professor cabai ini hadir hanya sebagai referensi selebihnya tergantung dengan kondisinya. 

Maka dari itu penerapan metode professor cabai ditambah langkah modifikasi di dalamnya agar menciptakan tanaman yang sesuai dengan keinginan sahabat petani semua.

Mulai sekarang berbijaklah dalam menerapkan sebuah metode, semua kembali lagi pada diri kita sendiri.


   

Belajar Budidaya Cabai dari Seorang Master Cabai


Hortikultura adalah salah satu tanaman yang dibutuhkan sebagai bahan pangan. Komoditas hortikultura yang paling dibutuhkan konsumen di Indonesia salah satunya adalah cabai merah. Mengingat jumlah kebutuhan naik tentunya jumlah produksi pun juga harus ditingkatkan.

Artikel kali ini akan membahas tentang kiat sukses budidaya tanaman cabai dengan modal yang bisa dikatakan minim/kecil tetapi produksinya super. Wawancara kita lakukan langsung dengan salah satu seorang petani yang sudah dipandang sebagai suhu atau guru dalam penanaman cabai. Beliau bernama Pak Syarifudin yang tinggal di desa Kundisari, kecamatan Kedu, kabupaten Temanggung. Perpaduan pengalaman serta ilmu pengetahuan beliau sudah tidak diragukan lagi. Beliau tak segan-segan melakukan uji coba guna perbandingan dari musim tanam ke musim tanam selanjutnya. Tak heran, beliau sudah dikenal dikalangan petani dan mendapat gelar professor cabai.

Kondisi Lahan

Persiapan lahan dilakukan pembuatan bedengan dengan lebar bawah 160 cm, tingginya relatif pada umumnya.

1. Pupuk kandang beliau jadikan untuk pupuk dasar, tujuannya untuk meminimalisir biaya. Tetapi tidak menutup kemungkinan, beliau tetap menggunakan pupuk lain seperti Phonska Plus dan SP-36. Dosis pupuk yang beliau gunakan untuk pupuk kandang 10 zak, Phonska Plus 25 kg, dan Phospat (SP-36) 50 kg cukup satu kali pemberian. “Kenapa hanya dengan 3 jenis pupuk sebagai dasaran dan dosisnya segitu?”. Beliau menyakini bahwa apabila memberikan pupuk dasaran secara berlebihan akan berdampak buruk bagi tanaman mengingat cuaca intensitas hujan yang tinggi. Intensitas hujan yang tinggi bisa beresiko tinggi apabila kita terlalu banyak penggunaan pupuk dasar, karena awal sumber penyakit yang beliau yakini berasal dari sistem perakaran. Penyebaran penyakit akan cepat dengan media air, apabila kita menggunakan pupuk dasar yang banyak mengandung unsur nitrogen (N). Perlu kita ingat, kandungan nitrogen merupakan sumber makanan dari jamur pathogen. Inilah yang membuat beliau hanya menggunakan jenis pupuk kandang, Phonska Plus, dan Phospat (SP-36) dengan dosis kecil.

2. Pengkocoran sebelum tanam, POWERSOIL, Tricoderma, dan Silica Carbon menjadi kandungan yang beliau gunakan. Mengingat pupuk dasar yang beliau gunakan hanya dengan dosis kecil, pemberian POWERSOIL, Tricoderma, dan Silica Carbon selalu beliau tekankan. Dosis untuk POWERSOIL 3 sendok makan, Tricoderma 3 sendok makan, dan Silica Carbon 4 sendok makan untuk kapasitas 20 liter air. Cara pengolahan lahan yang beliau terapkan, tanah bisa digunakan untuk bercocok tanam kurang lebih 3 kali. Dengan catatan, saat tanam musim pertama dan musim kedua lubang tanamnya berbeda atau pindah ke lubang sebelahnya. Begitu juga musim tanam ketiga, kembali lagi ke lubang tanam saat musim tanam pertama. Terlihat simpel tetapi ini ilmu yang sangat bermanfaat.

Bisa kita simpulkan, bahwa kunci awal budidaya cabai yang terpenting adalah memperhatikan pondasi.

Perawatan Fase Vegetatif sampai Fase Generatif

Varietas cabai yang beliau gunakan adalah ORI 212 dari AURA SEED. Populasi tanaman 1250 batang dengan tingkat kematian tidak lebih dari 1%. Sudah petik sebanyak 6 kali dalam rentang waktu 130 hari. Petikan ke 4 beliau mendapati dengan bobot 93 kg, petikan ke 5 bobot 85 kg, dan petikan ke 6 dengan bobot 85 kg.

Dibalik hasil petikan dengan bobot yang super tentunya tidak terlepas dari perawatan yang beliau lakukan secara rutin dan tepat. Mengingat penggunaan nitrogen yang beliau gunakan hanya sedikit, tanaman sudah diberikan nutrisi sejak dini. Pemberian nutrisi beliau terapkan dengan interval 5 hari sekali setelah tanam sebanyak 3 kali pengkocoran. 

3. Aplikasi pemberian nutrisi sejak ini beliau menggunakan MORDEN FOL serta asam mmino. Dimana MORDEN FOL berfungsi meningkatkan energi metabolisme yang sangat dibutuhkan tanaman saat cuaca ekstrim. Aturan dosis untuk MORDEN FOL 100 ml/20 liter sedangkan asam amino 50 ml/20 liter. Konsentrasi Phospat murni yang terdapat pada MORDEN FOL serta asam amino dimana kedua bahan itu berbentuk cair, akan mempercepat rangsang pertumbuhan pada tanaman.

Tanaman akan cepat menyerap nutrisi cair beda halnya dengan bentuk granul karena akan membutuhkan waktu yang cukup lama daya serapnya. Menginjak usia 20 hari tanaman diberi pupuk susulan oleh beliau, untuk pupuk yang digunakan adalah NPK Plus TE 16-16-16. Kandungan hara makro  dan mikro yang lengkap dan seimbang menjamin keseragaman hara supaya pertumbuhan tanaman maksimal. Dosisnya sendiri beliau hanya cukup 1 sendok makan/lubang tanam.

3. Antisipasi apabila kelebihan nitrogen setelah memberikan pupuk susulan, dengan pengkocoran fungisida berbahan aktif  Mankozeb 80% dosis 2 sendok makan dan Piraklostrobin 5% + Metiram 55% dosis 2 sendok makan setiap 16 liter air. Pengkocoran fungisida diterapkan 1 hari setelah pemberian pupuk susulan.

4. Metode spray (penyemprotan) sudah beliau lakukan saat usia tanaman 15 hari dengan interval 4 hari sekali. Insektisida berbahan Abamectin dan asam amino masih menjadi keunggulan beliau untuk mencukupi nutrisi dan antisipasi serangan virus pada tanaman. Spray dua bahan ini beliau pakai sampai usia tanaman menyentuh 45 hari.

5. Tanaman usia 45 hari bisa dikatakan fase generatif atau biasa kita kenal fase berbunga menjadi berbuah. Saat fase generatif  beliau sudah mengganti dua bahan tadi dengan KALINET, CAL-HA, dan Insektisida. Dosis untuk KALINET 100 ml, CAL-HA 2 sendok makan, dan Insektisida 20 ml setiap 16 liter, interval spray 4 hari sekali. 

6. Spray berikutnya beliau melakukan rolling atau pergantian bahan dari CAL-HA menjadi unsur mikro menggunakan VITARON SL.

Penggunaan VITARON SL ini sendiri bertujuan untuk meregenerasi sel-sel dalam tanaman dan pengoptimal pembentukan hormon tumbuh alami. Yang menjadi uniknya perawatan beliau ini adalah untuk spray fungisida  justru tidak beliau lakukan. Sengaja beliau lakukan uji coba tanpa spray fungisida sampai buah sudah berwarna merah alhasil penyakit antraknosa atau pathek nihil bisa dibilang tidak ada. Dengan nutrisi yang terpenuhi sejak dini, beliau sudah membuktikan bisa menekan antraknosa/pathek tanpa spray fungisida. Ini benar-benar sudah beliau buktikan bukan hanya sekedar teori.

Pakailah ilmu untuk menanam cabai bukan cuma pakai biaya” berikut secuil pesan dari Pak Syarifudin sang suhu tanaman cabai. Demikian kiat sukses budidaya tanaman cabai versi Pak Syarifudin. Proses yang tepat, keuletan, semangat, serta didasari ilmu itulah yang menjadi kuncinya. Video lengkapnya dapat disaksikan disini.

 


  

Selasa, 20 Februari 2024

Pemilu 140224

 Usai sudah coblosan yang katanya pesta rakyat, suapapun pemenangnya makanan saya tetap nasi dan minum kopi. 


Ayo tetap melangkah lenggang ke depan menuju titik kehampaan.


Jumat, 17 Februari 2023

Demi waktu


 Allah badhe paring pangapunten dhumateng umatipun  Kanjeng Nabi Muhammad SAW awit saking tumindak dosa sepinten kathahipun sakdangunipun tiyang punika mboten nyekutokaken Allah  dhumateng setunggaling perkawis (dosa syirik).

Makaten seperangan kautamen ingkang siningit wonten ing wulan Rajab, mugi-mugi Allah paring Rahmat, Taufiq lan hidayahipun dhumateng kita sedaya sahengga kita saget wilujeng wiwit donya punika dumugi ing akhirat samangkih.

Rabu, 14 Desember 2022

Minggu, 06 November 2022

Pak Guru Cunda

 


Menjadi Pak Guru di masa kini dengan berbekal Didaktik-Metodik jaman old, rasanya gimana gitu.
Maka pantas bila Mas Mentri "membiarkan" guru² olders untuk berjalan sendiri di era IKM ini.

Olders: *membuat sama yang beda*



Newest: *membedakan yang tak sama*





Tak kan pernah menyesal menjadi Pak Guru di segala era.



Selasa, 29 Agustus 2017

17 macam Olahan Daging Kambing

Wajib Dicoba!
“17 Resep Lengkap Daging Kambing yang Lezat”
Jika Anda penggemar daging kambing dan bosan memasaknya dengan resep yang itu-itu saja, sekarang waktunya Anda mencoba variasi resep lainnya! Mengolah daging kambing perlu kecermatan tersendiri, namun sebenarnya tidak terlalu susah jika Anda telah mengetahui triknya.
Triknya adalah, sebelum diolah, hindarkan daging kambing dengan air. Daging kambing hanya dicuci apabila telah siap diolah. Jika Anda terlanjur mencucinya, segera keringkan dan lap bersih daging, lalu bungkus daging dengan lap tersebut dan simpan di lemari es dengan 5 derajat celcius.
Getah timun sangat ampuh menghilangkan bau daging kambing. Potong timun kecil-kecil lalu diremas bersama daging kambing, maka baunya akan hilang.
Setelah mengetahui beberapa triknya, mari mencoba ke-17 resep olahan daging kambing!
1. Sop Kambing
Untuk kali ini adalah yang bening, selain lebih sehat, rasanya pun tak kalah sedap.
 Bahan-Bahan:
·         1 kg daging kambing
·         Secukupnya garam
·         1/2 buah bawang bombay (cincang)
·         7 siung bawang putih cincang
·         1 sdt ginger paste
·         3 buah bunga lawang/ star anise
·         5 buah cengkeh
·         3 cm kayu manis
·         1/2 sdt gula pasir
·         2 buah kentang (potong dadu)
·         2 buah wortel (potong kecil)
·         2 tangkai daun bawang
·         3 tangkai seledri
·         4 liter air
·         Secukupnya minyak (untuk menumis)
Cara Pembuatan:
1.   Pastikan daging kambing telah dicuci bersih. Masukkan 1 liter air untuk merebus selama 15 menit. Lalu buang air untuk menghilangkan lemaknya.
2.   Tumis bawang bombay dan bawang putih di minyak yang panas hingga kecoklatan dan masukkan bumbu yang lain. Masak hingga aromanya wangi lalu masukkan daging kambing yang telah
3.   Aduk rata semuanya sambil memasukkan 3 liter air.
4.   Setelah daging kambingnya empuk, masukkan kentang dan wortel, tunggu hingga matang.
5.   Terakhir tambahkan daun bawang dan seledri, lalu siap disajikan bersama keluarga Anda.
2. Oseng-oseng Kambing

Jika Anda malas membuat gulai kambing, Anda bisa mengolahnya dengan sederhana, yaitu dengan menumisnya.
Bahan-Bahan:
·         500 gr daging kambing
·         300 gr kol
·         8 siung bawang merah
·         6 siung bawang putih
·         20 cabe rawit Merah (sesuai selera)
·         5 buah cabe hijau besar
·         2 lembar daun salam
·         2 lembar daun jeruk
·         1 ruas jari lengkuas (memarkan)
·         1 buah tomat ukuran sedang
·         200 mililiter air
·         Garam
·         Penyedap rasa
·         Merica
·         1/4 buah nanas (alternatif)
·         Minyak goreng (untuk menumis)
·         Kecap manis
Cara Pembuatan:
1.   Potong-potong daging kambing yang sudah dibersihkan, campurkan ke potongan nanas, diamkan kurang lebih 30 menit, kemudian pisahkan nanas dan daging kambing.
2.   Potong-potong serong bawang merah, bawang putih, cabe rawit, cabe hijau, kemudian tomat belah jadi 8 bagian.
3.   Panaskan minyak di penggorengan, masukan bawang merah dan putih, aduk-aduk sampai harum, masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, cabe lalu diaduk lagi hingga layu.
4.   Masukkan daging kambingnya. Tambahkan air, garam, penyedap rasa dan merica, kemudian tutup penggorengan diamkan kurang lebih 30 menit dengan api kecil.+
5.   Setelah daging matang, masukkan kol aduk-aduk sampai setengah matang, masukkan kecap manis aduk kembali sampai rata, matikan.
6.   Oseng-oseng Kambing pun siap disajikan.
3. Kari Kambing Praktis
Ingin yang bersantan namun praktis, Anda bisa menggunakan resep Kari Kambing ini untuk menu makan siang Anda bersama keluarga.
Bahan-Bahan:
·         700 gram daging kambing
·         2 batang serai
·         5 lembar daun jeruk
·         1 batang kayu manis
·         500 ml santan kental
·         500 ml santan encer
·         4 cm lengkuas (laos)
·         3 ruas jahe
·         2 sdm bubuk kari
·         1 sdt adas manis bubuk
·         5 siung bawang merah
·         6 siung bawang putih
·         1 sdt cengkeh
·         5 biji kemiri
·         1 buah jeruk nipis
Cara Pembuatan:
1.   Rebus daging kambing dan iga kambing dengan 1 liter air selama 20 menit hingga daging setengah lunak dan buang air rebusannya.
2.   Rebus kembali menggunakan santan encer selama 10 menit tambahkan serai, daun jeruk dan kayu manis.
3.   Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, jahe, kunyit, ketumbar, cengkeh, tambahkan bubuk kari dan bubuk adas manis kemudian tumis hingga harum.
4.   Masukkan bumbu yang sudah ditumis dalam rebusan daging dan tambahkan santan kental.
5.   Masak dengan api kecil hingga agak mengental, angkat dan hidangkan. Bisa ditambah dengan bawang goreng bila suka, lebih enak bila disajikan dengan perasan jeruk nipis.
4. Daging Kambing Rica-rica
Resep ini sangat direkomendasikan untuk Anda penggemar masakan pedas atau masakan Manado. Jangan khawatir memadukan rica-rica dengan daging kambing, karena rasanya tak kalah sedap dengan ayam rica-rica. Tambahkan jahe jika Anda ingin menguatkan aroma.
Bahan-Bahan:
·         600 gram daging kambing berlemak, potong kotak besar
·         1 sdt gula pasir
·         200 ml air
·         2 sdm minyak goreng
Bumbu Halus:
·         10 buah cabai merah
·         10 butir bawang merah
·         4 cm jahe
·         1 buah tomat merah
·         1 sdt garam
Cara Pembuatan:
1.   Panaskan minyak lalu masukkan gula, aduk-aduk sampai berkaramel. Lalu masukkan bumbu halus dan aduk rata hingga harum.
2.   Kemudian masukkan daging, aduk sampai daging berubah warna. Tambahkan sedikit air dan biarkan hingga dagingnya mengeluarkan air. Masak terus sampai daging empuk sambil terus ditambahkan air sedikit demi sedikit sampai matang.
3.   Angkat, siap disajikan.
5. Daging Kambing Cabe Ijo

Bosan dengan cabe merah dan lebih suka pedasnya cabe ijo, daging kambing pun bisa diolah dengan pedasnya cabe ijo.
Bahan-Bahan:
·         250 gram daging kambing (sudah direbus sampai empuk)
·         5 siang bawang merah (iris tipis)
·         3 siung bawang putih (iris tipis)
·         10 cabe ijo (iris serong)
·         2 tomat hijau (potong dadu)
·         5 cabe rawit (iris tipis)
·         1 sdt kaldu bubuk
·         1 sdt lada bubuk
·         1 sdt gula merah
·         Secukupnya garam
·         3 sdm kecap manis
·         100 ml air
·         3 sdm minyak (untuk menumis)
Cara Pembuatan:
1.   Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih sampai layu. masukan cabe ijo, cabe rawit dan daging. masak sampai daging berubah warna.
2.   Masukkan air, lada, garam, kaldu bubuk, kecap manis dan gula merah. masak sampai daging matang dan bumbu meresap. Sesuaikan rasanya sesuai selera Anda.
3.   Masukkan tomat, aduk sebentar. Angkat sajikan dengan potongan tomat (atau sesuai selera).
6. Nasi Goreng Kambing

Kenapa tidak mengolah daging kambing dengan nasi goreng? Menikmati nasi dengan rasa dan aroma daging kambing yang khas, resep ini sebaiknya tidak Anda lewatkan.
 Bahan-Bahan:
·         500 gram nasi
·         200 gram daging kambing
·         1 buah jahe, iris tebal
·         2 buah cabai merah, iris
·         1 buah cabai rawit, iris
·         1 buah daun bawang, potong kasar
Bumbu:
·         2 siung bawang putih, cincang
·         3 butih bawang merang, iris tipis
·         2 sdm kecap manis
·         1 sdm kecap asin
·         1 sdt merica bubuk
·         ¼ sdt terasi
Pelengkap:
·         Bawang goreng
·         Acar mentimun
·         Irisan tomat
Cara Pembuatan:
1.   Rebus daging kambing bersama dengan irisan jahe sampai empuk. Angkat kemudian potong dadu lalu sisihkan
2.   Tumis bawang putih, bawang merah, cabai merah dan cabai rawit sampai harum. Kemudian masukkan daging kambing, aduk rata.
3.   Masukkan nasi, kecap manis, kecap asin, merica dan terasi. Aduk-aduk sampai bumbu tercampur rata.
4.   Angkat dan sajikan bersama dengan pelengkap.
7. Kurma Kambing

Masakan Kurma Kambing ini berasal dari Aceh, masakan ini juga sering disebut Kurma Aceh. Yang ada dibayangan Anda mungkin daging kambing yang dipadukan dengan kurma. Namun, masakan ini sebenarnya tidak ada kurma sama sekali. Bahan utamanya adalah daging kambing yang memiliki tulang dan dipotong-potong kecil. Penasaran dengan rasanya? Anda bisa mencobanya dengan resep ini:
Bahan-Bahan:
·         1 kg daging kambing bertulang, potong-potong
·         500 gr jeroan kambing yang sudah bersih, potong-potong
·         4 butir bawang merah, iris tipis
·         2 siung bawang putih, iris tipis
·         2 batang serai, memarkan
·         15 helai daun temurul/salam koja
·         1 ½ ltr santan dari 1 ½ butir kelapa
·         5 sdm minyak, untuk menumis
Bumbu Halus:
·         15 buah (200 gram) cabai merah kering atau 20 buah cabai merah segar
·         1 sdt garam
·         7 butir bawang merah
·         3 siung bawang putih
·         ½ sdm kunyit, cincang
·         1 sdt jintan, sangrai
·         1 buah pekak, sangrai
·         ½ sdt adas, sangrai
·         ½ sdm jahe, cincang
·         2 sdm ketumbar, sangrai
·         5 butir kemiri, sangrai
·         2 cm kayu manis
·         ½ sdm merica butiran
·         2 butir kapulaga, sangrai
·         3 butir cengkeh, sangrai
·         1 sdm kaskas, sangrai
Cara Pembuatan:
1.   Masukkn bumbu halus dalam penggorengan, tumis hingga aromanya wangi.
2.   Masukkan irisan daging kambing, aduk hingga berwarna kecoklatan.
3.   Masukkan tomat, masak hingga tomatnya layu. .
4.   Tambahkan kecap manis, aduk rata.
5.   Tuangkan sedikit air, masak hingga mengental.
6.   Masukkan cabai rawit, petai, dan daun jeruk.
7.   Masak hingga semuanya matang.
8.   Kurma Kambing telah siap disajikan, nikmati selagi hangat bersama nasi putih yang masih panas.
8. Nasi Kebuli

Nasi yang khas di Timur Tengah ini cocok untuk sajian saat hari raya Idul Adha dan Idul Fitri. Tidak perlu jauh-jauh ke Timur Tengah, karena Anda pun bisa memasaknya sendiri di rumah.
Bahan-Bahan:
·         1 kg beras
·         ½ kg daging kambing yang masih ada tulang mudanya
·         3 sdm kismis
·         3 sdm bawang goreng
·         2 sdm minyak samin
·         1 sdt garam
·         1 batang kayu manis
·         4 biji cengkeh
·         ½ biji pala
·         2 buah bunga peka
·         2 buah kapulaga
·         2 batang serai
·         5 lembar daun jeruk
·         2 lembar daun salam
·         1500 ml santan sedang kentalnya
·         Minyak dan garam secukupnya
Bumbu Halus:
·         3 siung bawang putih
·         5 siung bawang merah
·         1 sdm ketumbar
·         1 sdt jintan
·         ½ sdt adas manis
·         4 cm kunyit
·         2 cm jahe
Cara Pembuatan:
1.   Tumis bumbu halus beserta kayu manis, cengkeh, pala, bunga peka, kapulaga, serai, daun jeruk, daun salam dan garam hingga harum dan matang.
2.   Masukkan daging kambing, masak hingga daging berubah warna. Kemudian masukkan beras.
3.   Tumis beserta bumbu hingga beraroma harum, masukkan kismis dan santan, kecilkan api lalu masak sampai menjadi karonan.
4.   Matikan api, angkat karonan, kukus selama 45 menit, angkat dan tambahkan minyak samin dan aduk rata.
5.   Nasi kebuli untuk hidangan pada hari raya telah siap disajikan.
9. Sate Kambing Empuk

Siapa bilang olahan daging kambing selalu alot? Ada rahasia agar daging kambing Anda empuk dan lezat.
Bahan-Bahan:
·         300 gram daging kambing
·         100 gram nanas (diparut)
·         secukupnya tusuk sate
Bumbu Rendaman (Dihaluskan) :
·         2 siung bawang putih
·         25 gram bawang merah
·         1 sdm ketumbar butiran
·         3 butir kemiri
·         1 sdm gula merah
·         Secukupnya garam
Sambal Kecap:
·         8 cabe rawit merah (potong-potong)
·         Secukupnya kecap manis
·         1 siung bawang merah (iris tipis)
Pelengkap :
·         Secukupnya mentimun
·         Secukupnya tomat
·         Secukupnya bawang goreng
Cara Pembuatan:
1.   Balur daging kambing dengan parutan nanas, biarkan 10 menit (ini lah yang membuat daging kambing Anda tidak alot). Cuci dan potong-potong.
2.   Haluskan bumbu, rendam daging kambing di dalam bumbu tadi lalu masukkan ke dalam lemari es selama 30 menit agar bumbu meresap.
3.   Keluarkan dari lemari es, tusuk daging dengan tusuk sate dan bakar sampai matang.
4.   Sajikan dengan sambal kecap, irisan mentimun, tomat dan kol.
5.   Sate kambing empuk Anda telah siap disajikan dengan nasi yang masih panas.
10. Gulai Kambing

Ini menu wajib yang tidak boleh dilewatkan untuk mengolah daging kambing dan tentunya menjadi menu favorit keluarga Anda.
Bahan-Bahan:
·         500 gr iga kambing
·         250 gr jeroan kambing
·         1 ltr air
·         4 lbr daun jeruk
·         2 lbr daun salam
·         3 btg serai
·         1500 ml santan
·         2 sdm minyak
Bumbu Halus:
·         8 bh bawang merah
·         4 siung bawang putih
·         1 sdt lada
·         ¼ sdt pala
·         2 bh cengkeh
·         3 cm kunyit
·         ¼ sdt adas manis
·         ¼ sdt jinten
·         1 sdt ketumbar
·         3 btr kemiri
·         4 bh cabai merah
·         1 sdt garam
·         1sdt gula merah
Cara Pembuatan:
1.   Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum, tambahkan daun jeruk, salam, dan serai, aduk sampai bumbu matang.
2.   Masukkan daging kambing dan jeroan, aduk sampai berubah warna.
3.   Tuangkan air, masak dengan api sedang sampai daging empuk.
4.   Tambahkan santan, masak sampai semua bahan matang.
5.   Gulai kambing siap disajikan, tambahkan bawang goreng dan acar mentimun sebagai pelengkap.
11. Daging Kambing Kecap Pedas Manis

Tidak ingin bersantan dan pedan manis, Anda bisa mengolah daging kambing dengan resep ini.
Bahan-bahan:
·         900 gram daging kambing
·         1 batang serai (memarkan)
·         2 lembar daun jeruk
·         2 cm Laos (memarkan)
·         3 butir kemiri
·         3 buah bawang merah  (iris tipis)
·         2 buah bawang putih
·         1 sdt merica butiran (bisa diganti dengan lada bubuk)
·         10 biji cabe rawit (iris serong)
·         2 sdm kecap manis (sesuai selera)
·         2 sdm minyak (untuk menumis)
·         Secukupnya garam
Cara Pembuatan:
1.   Daging kambing yang sudah di potong-potong masukkan dalam air mendidih, rebus sampe air mendidih kembali, buang airnya, tiriskan.+
2.   Tumis bawang merah sampai harum, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan (merica, bawang putih dan kemiri, garam secukupnya), cabe, serai, laos dan daun jeruk, tumis bumbu sampai harum lalu masukkan daging kambing, tumis sebentar.
3.   Tambahkan 1 liter air hingga air mendidih lalu kecilkan api, tutup panci dengan penutup sekitar 30 menit.
4.   Tambahkan kecap manis, tutup lagi selama 15 menit, atau sampai kuah tinggal sedikit dan daging kambing empuk.
12. Tengkleng Kambing

Saatnya menikmati bagian iga dan kepala kambing! Kepala kambing sangat pas untuk resep yang satu ini, Tengkleng Kambing.
Bahan-Bahan:
·         500 g tulang iga kambing, potong-potong
·         1 kepala kambing, potong-potong
·         5 L air
·         4 buah cengkih
·         2 cm kayumanis
·         3 cm lengkuas, memarkan
·         3 btg serai, memarkan
·         3 lbr daun salam
·         3 lbr daun jeruk
·         500 g jeroan kambing, potong-potong
·         1 sdm garam
·         10 buah cabai rawit
Bumbu Halus:
·         8 buah bawang merah
·         5 siung bawang putih
·         5 buah kemiri
·         2 cm jahe
·         5 cm kunyit
·         2 sdt ketumbar
Cara Pembuatan:
1.   Bakar tulang iga kambing dan kepala kambing hingga berwarna
2.   Didihkan 2 ½ liter air, lalu rebus tulang iga dan kepala kambing. Tambahkan sebagian cengkih, kayumanis, lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk.
3.   Masukkan jeroan kambing dan buang airnya setelah matang. Lalu angkat dan sisihkan.
4.   Didihkan sisa air, tambahkan sisa bumbu dan bumbu halus. Masukkan tulang iga, kepala dan jeroan rebus. Bumbui garam dan cabai rawit, aduk rata.
5.   Tengkleng Kambing Anda telah siap dan sajikan lah selagi panas.
13. Daging Kambing Teriyaki

Daging kambing juga bisa diolah dengan cita rasa Jepang, lho! Anda harus mencoba variasi resep ini yang tentu anak Anda akan lebih menyukai rasanya.
Bahan-Bahan:
·          300 g daging has kambing dengan sedikit lemak
·         1 siung bawang putih, parut
·         2 butir bawang merah, parut
·         ½ sdt merica hitam, memarkan agak halus
·         3 sdm saus teriyaki
·         ½ sdm kecap manis
·         2 sdm minyak sayur
Acar Sayuran (Aduk Rata):
·         3 buah cabai rawit merah, iris halus
·         3 lembar kol, potong kasar
·         4 buah tomat hijau, iris tipis
·         2 sdm air jeruk nipis
·         1 sdt gula pasir
Cara Pembuatan:
1.   Potong tipis daging kambing, kira-kira ukuran 3x2cm.
2.   Aduk potongan daging kambing dengan bawang putih, bawang merah, merica, saus teriyaki dan kecap manis hingga rata. Diamkan selama 30 menit.
3.   Panaskan minyak, tumis daging kambing berbumbu hingga berubah warna kecokelatan.
4.   Tambahkan acar sayuran agar semakin lezat dan kini Daging Kambing Teriyaki Anda telah bisa Anda nikmati.
14. Iga Kambing Bakar

Iga kambing dengan bumbu kecap dan dibakar. Hmmmm… membayangkannya saja membuat ingin menikmatinya. Dengan resep ini, Anda pun bisa menikmatinya di rumah.
 Bahan-Bahan:
·         450 gram iga kambing
·         1 potong buah nanas, parut
·         1 sachet kecap manis
·         100 gram mentega
Bumbu Halus:
·         4 butir bawang merah
·         4 butir bawang putih
·         3 cabai merah
·         ½ sdt ketumbar, merica sangrai hingga wangi
·         Garam, gula secukupnya
Cara Pembuatan:
1.   Agar daging kambing empuk dan tidak a lot, balurkan nanas yang sudah diparut ke daging iga kambing yang telah dipotong-potong, biarkan selama 5 menit.
2.   Selanjutnya campur bumbu halus dan kecap, balurkan ke iga kambing, dan diamkan selama 30 menit sampai bumbu meresap
3.   Siapkan tempat pemanggang teflon atau arang, panaskan tempat panggangan, masak iga kambing dengan mem-bolak-balik iga kambing tersebut agar matangnya merata hingga seluruhnya berwarna kecoklatan.
4.   Iga Kambing Bakar Anda telah siap dinikmati. Bisa tambahkan lalapan atau sambal terasi agar semakin sedap dan lezat.
15. Semur Daging Kambing

Jangan ketinggalan juga dengan resep semurnya daging kambing, gurih dan manisnya dari Semur Daging Kambing ini perlu Anda coba sebagai variasi dari olahan daging kambing. Caranya mudah, kok!
Bahan-Bahan:
·         500 gram daging lulur kambing , potong agak lebar tebal
·         10 sdm kecap manis
·         5 sdm minyak untuk menumis
·         2 sdm bawang merah goreng
·         1 bungkus kaldu sapi
·         2 cm kayu manis
·         1 tangkai serai, memarkan
·         2 lembar daun salam
Bumbu Halus:
·         4 siung bawang putih
·         10 butir bawang merah
·         1 sendok teh lada hitam, sangrai
·         3 butir cengkeh, sangrai
·         1 sendok teh garam
·         1/2 butir biji pala
·         1/2 ruas jari jahe
·         1 sendok teh ketumbar, sangrai
Cara Membuat:
1.   Tumis bumbu halus bersama serai dan daun salam hingga harum lalu masukkan daging, tumis hingga berubah warna dan tidak berair.
2.   Tambahkan air dan sebagian kecap, kaldu sapi, masak hingga daging agak lunak dengan api kecil.
3.   Masukkan 1 sdm bawang goreng, aduk rata dan masak hingga air agak mengering dan daging lunak.
4.   Sajikan dengan ditaburi bawang merah goreng.
16. Krengsengan Kambing

Ingin mengolah daging kambing yang lebih mudah? Anda bisa mencoba Krengsengan Kambing! Tidak menggunakan santan namun tetap lezat karena gurih dan manisnya dari kecap dan petis udang yang ada di masakan ini.
Bahan-Bahan:
·         ½ kg daging kambing (tulang juga boleh disertakan sesuai selera). Potong kecil namun jangan dicuci dahulu.
·         1 gelas air putih
·         5 sendok kecap manis
·         1 sendok petis udang (opsional, boleh iya atau tidak)
·         4 cabai merah keriting, cincang halus
·         2 tomat matang, potong-potong
Bumbu Halus:
·         3 butir bawang putih
·         4 butir bawang merah
·         5 rawit merah
·         Merica, garam
·         Bawang goreng
Cara Pembuatan:
1.   Balurkan kecap manis, petis, serta bumbu halus pada potongan daging kambing, diamkan hingga meresap.
2.   Panaskan penggorengan dengan sedikit minyak, masak potongan daging yang telah diberi bumbu.
3.   Tambahkan air, aduk hingga tidak ada airnya. Bila ingin lebih berkuah, tambahkan lagi air sesuai selera. Masak menggunakan api kecil saja.
4.   Masukkan cabai merah potong, tomat potong, dan biarkan hingga layu bercampur dengan masakan.
5.   Bila telah matang, matikan api dan krengsengan daging kambing Anda siap dihidangkan.
17. Kambing Masak Tomat

Ada lagi olahan daging yang cukup mudah untuk Anda masak sendiri di rumah, Kambing Masak Tomat. Perpaduan antara daging kambing dengan tomat yang manis bisa Anda coba, bumbu yang diperlukan pun sedikit dan mudah didapatkan.
Bahan-Bahan:
·         3 ons daging kambing pilih bagian yang empuk diiris tipis-tipis seperti daging sukiyaki
·         1 butir telur dikocok dan ditambahkan sedikit air
·         1 siung bawang Bombay ukuran sedang diiris cincin
·         2 buah tomat digiling halus
·         1 sdt oregano
·         50 cc susu cair
Cara Pembuatan:
1.   Tumis bawang Bombay hingga harum, masukkan oregano, daging kambing dan tomat diikuti susu cair masak hingga susu meresap.
2.   Terakhir masukkan telur dan aduk cepat agar telur tidak pecah.
3.   Diamkan 1 menit hingga telur masak.
4.   Kambing Masak Tomat siap disajikan, mudah kan?
Banyak sekali resep olahan daging yang bisa Anda coba memasak di rumah, mulai dari resep yang sederhana sampai yang perlu kesabaran lebih agar masakan menjadi lezat. Dari 17 resep ini, Anda dan keluarga tentunya tidak akan bosan dengan daging kambing yang diolah dengan resep yang itu-itu saja. Selamat mencoba dan menikmati lezatnya daging kambing dengan cita rasa berbeda-beda dari resep ini.
Yuk... coba resep ini...

R